4 Pantangan Utama dalam Berbisnis Online

4 Pantangan Utama dalam Berbisnis Online

Cartless.id- Ingin punya penghasilan dari berdagang yang tidak ribet? Mengapa tidak memilih bisnis online. Berbisnis online tidak membutuhkan pegawai dalam jumlah besar dan pastinya menghemat biaya operasional. Tidak memerlukan izin khusus dan bisa menyesuaikan dengan modal yang dimiliki. Namun ada beberapa pantangan utama dalam berbisnis online yang harus diperhatikan.

 

Mudahnya Merintis Bisnis Online

Bisnis online tidak memerlukan bangunan toko dan etalase. Cukup dengan mengatur etalase maya yang eye catching. Etalase toko onlinenya pun bisa memanfaatkan media sosial facebook atau instagram. Namun agar lebih kredibel lagi bisa menggunakan website toko online sendiri. 

Bagi pebisnis yang punya modal cukup besar ia bisa membuat website sendiri atau menyewa situs untuk membuat toko online. Tekun dalam berpromosi dan pandai menemukan produk yang bisa dijual dengan cepat secara online merupakan salah satu cara cepat menghasilkan uang dari bisnis online.

 

Pantangan dalam Berbisnis Online

Merintis bisnis online memang mudah. Namun menjaganya agar tetap konsisten dan berumur panjang perlu trik khusus. Ada hal-hal yang sepatutnya dihindari atau merupakan pantangan ketika menjalankan bisnis online.

Berikut yang paling utama yaitu :

 

4 Pantangan Utama dalam Berbisnis Online

 

1. Menjual Barang Palsu

Jangan pernah sekali-sekali menjual barang palsu atau hasil bajakan. Tindakan ini melanggar hukum dan merugikan konsumen. Sekali ketahuan menjual barang palsu maka masalah demi masalah akan terus menghampiri. Berbisnis adalah masalah kepercayaan. Sekali lancung di ujian maka seumur hidup orang tak akan percaya. Begitupun dengan brand dan bisnis Anda ke depan. Jagalah itu dengan menjual barang yang original.

 

2. Menjelekkan Produk Kompetitor

Bersainglah secara sehat. Hindari menjatuhkan nama produk kompetitor dengan cara apapun juga. Alih-alih menarik perhatian konsumen untuk membeli produknya malah perbuatan tak terpuji menimbulkan rasa tak nyaman di mata konsumen dan menjadikan mereka tak respek.

Justru sebaliknya peliharalah semangat kolaborasi diantara sesama pebisnis dan itu akan menguntungkan diantara kedua belah pihak.

 

3. Janji Palsu

Jika stok produk memang sedang kosong jangan pernah menjanjikan konsumen untuk segera mendapatkan barangnya. Katakan terus terang bahwa stok sedang kosong. Tawarkan produk atau warna barang lain yang mungkin sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Tawarkan pemecahan masalah melalui produk Anda yang lain. Lebih baik melakukan cross-selling daripada memberi harapan dan janji palsu kepada pelanggan atau calon konsumen.

 

4. Bersikap Tak Ramah

Meski transaksi dilakukan secara online dan pembeli serta penjual tidak bertemu muka secara langsung janganlah menyepelekan keramahan. Hindari menjawab pertanyaan konsumen dengan bahasa ketus. Pergunakan kata-kata yang sopan dan emotikon ramah. Meski tidak melihat raut muka kita bisa membaca perilaku dari kata-kata dan bahasa yang digunakan dalam berkoresponden.

Kepuasan dan kenyamanan pelanggan adalah faktor utama dan itu semua akan semakin meningkatkan reputasi Anda.

Reputasi adalah kunci kesuksesan. Anda harus loyal terhadap pelanggan Anda. – Li Ka Sing

 

Semoga bisa membantu dan salam sukses!

Baca Juga :

Rido Ivanus

Rido Ivanus

Business & Classic Rock Songs Enthusiast! Love to write and share anything useful.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *